INILAHCOM, Turin – Paulo Dybala harus mengubur keinginannya untuk bermain di gelar Olimpiade 2016 setelah juventus melarang memperkuat skuad Argentina pada acara tersebut akan digelar di Brasil.

Muri memukau sepanjang Nyonya Tua sejak kedatangannya di awal musim 2015-16, Dybala berhasil memberikan kontribusi nyata untuk takik 23 gol dari 45 pertandingan ia harus membuktikan dengan I Bianconeri di semua -kompetizzjonijiet.

setelah meraih Scudetto , 22 tahun striker muda baru saja kembali setelah memenangkan koleksi trofi menambahkan dramatis 0-1 di final Coppa Italia pada wajah AC Milan Minggu (22/5) WIB pagi. Dybala dilaporkan langsung kembali ke Argentina setelah partai Coppa Italia juara.

Dengan catatan mengesankan dengan Juve, striker berkaki kidal berharap untuk mendapatkan kesempatan untuk bermain dengan Argentina di Coppa Italia dan Olimpiade. Untuk Coppa Italia, nama Dybala jauh tidak disertakan oleh pelatih Tata Martino.

Namanya justru siap untuk Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Sayangnya, Dybala tidak mendapatkan izin dari Juve. Pasalnya, klub ingin dia berada dalam kondisi yang baik pada awal musim depan.

“Aku tidak pernah punya kesempatan untuk bermain di La Seleccion Championship (Argentina), dan menyenangkan untuk melakukannya dengan rekan tim saya. Sayangnya hal ini tidak terjadi. Saya tahu saya telah di skuad Olimpiade, saya telah berbicara dengan Tata Martino, tapi Juve mengatakan tidak, “kata Dybala.

“Ide saya adalah untuk menjadi bagian dari tim Copa America atau Olimpiade, tapi sayangnya itu tidak terjadi. Klub saya yakin saya dan menginginkan saya menjadi kondisi puncak untuk musim depan. Juventus tidak dapat membiarkan aku pergi, dan ketika saya berbicara dengan mereka aku mengerti keputusan mereka, “striker Argentina berakhir.

Sumber: italia sepak bola